Monday, December 26, 2016

MANGLAYANG


Pengalaman pertama dan satu-satunya saya mendaki gunung sampai puncaknya adalah saat menjadi mahasiswa baru di Unpad. Waktu itu kelompok pecinta alam merencanakan pendakian ke puncak gunung Manglayang yang letaknya di belakang kampus kami di Jatinangor.

Keberangkatan di mulai dari kaki gunung ketika tengah malam. Kami dipandu oleh senior-senior yang sudah mengenal medan pendakian. Membawa ransel berat dipunggung dengan jalan yang mendaki bukan sesuatu yang ringan.

Belum lagi suasana hujan membuat jalanan becek dan licin. Saudara yang biasa mendaki gunung pasti tau bagaimana beratnya perjalanan. Apalagi bagi saya yang merupakan pengalaman pertama.

Apa yang kita kejar ? Tentu saja pemandangan indah yang akan terlihat dari puncak gunung. Keindahan yang tidak gratis untuk dinikmati, melainkan harus melalui beratnya pendakian.

Mendaki gunung tidak jauh berbeda dengan kehidupan ini. Apabila kita ingin menikmati kesuksesan yang indah di masa depan, harus melalui beratnya perjuangan hidup. Sebab kesuksesan bukan hal yang gratis.

Dan semua beratnya perjuangan hidup akan terbayar saat kita bisa meraih sukses, sama seperti saat saya berhasil mencapai puncak Manglayang dan melihat betapa indahnya pemandangan matahari terbit dari atas sana.

Tidak perlu menghindar dari beratnya perjuangan, seperti seorang kyai pernah memberi nasihat, hidup kita ini memang sulit dan terjal, tetapi justru untuk itulah kita hidup.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

DENGARKAN MEREKA

Jika suatu hari kita merasa kesal dengan tingkah laku anak-anak kita, jangan langsung bertanya kepada mereka apa alasan nya. Sebab dunia berbahasa mereka beda dengan dunia kita.

Cara yang cukup efektif adalah tanyakan saat mereka tidur. Iya benar pada saat tidur. Begini langkah-langkah nya.

Saat mereka tidur, dekati wajahnya, tataplah dengan penuh kasih sayang, lalu tanya dalam hati kenapa mereka begitu mengesalkan kita tadi siang.

Ajaibnya, hati kita akan menjawab sendiri pertanyaan tersebut mewakili suara si kecil yang tidak bisa menjawab, karena sedang tidur.

Saya juga mencobanya, saat siang tadi si kecil bertengkar dengan adiknya karena rebutan mainan. Saya marahi dan saya bentak mereka berdua.

Malamnya begitu sudah pada tidur, saya dekati, dan dalam hati saya tanya dia. Jawaban dia pun langsung mengalir pula di dalam hati saya,

"Abi kenapa membentak aku ? aku kan masih bisa mendengar suara yang pelan, telingaku masih baik, aku tadi ingin main bersama abi, bukan sama dede.

Tapi abi malah asik sendiri dengan smartphone. Aku menangis agar abi tau keinginanku, tapi abi malah membentak aku. Aku heran kenapa abi harus berteriak saat bicara padaku, tapi abi malah tambah memarahiku.

Aku kan hanya seorang anak kecil. Aku memang butuh mainan. Tapi aku juga butuh abi. Cuma itu"

Nah terbukti kan, bicara pada saat mereka tidur cukup efektif mendengar curhatan mereka.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

BEING UNIQUE IS BETTER


Jika kita seorang pengusaha, maka usahakanlah produk kita itu berbeda dari produk lain pada umumnya, sehingga konsumen ingat dengan kita.

Jika kita seorang karyawan, maka usahakanlah pekerjaan kita itu berbeda dari pekerjaan rekan-rekan kantor yang lain pada umumnya, sehingga atasan ingat dengan kita.

Prinsip kesuksesan yang sederhana ini diajarkan oleh Rasulullah dalam hadist riwayat Imam Ahmad :

 ...وَصَلُّوْا بِاللَّيْلِ وَالنَّاس نِيَام، تَدْخُلُوا الْجَنَّة بِسَلاَم

"...usahakanlah kalian shalat malam, berbeda dari orang lain yang tidur pada umumnya, niscaya kalian sukses masuk ke dalam surga"

Dalam hal ikhtiar, maupun dalam hal tawakal, keduanya kita lakukan dengan berbeda dari yang lain, sehingga Allah ingat dengan kita.

Saat orang lain memperlakukan handphone sebagai gadget yang tidak pernah lepas kemana-mana, maka kita justru berbeda karena masih setia dengan Al-Quran sebagai gadget kita.

Saat orang lain memodel karakter orang-orang kaya dan sukses, maka kita justru berbeda karena masih setia memodel Rasulullah sebagai teladan kita dunia akhirat.

Begitulah prinsip menjadi berbeda. Be muslim, be unique!

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

SELEMBAR CEK

Salah satu rekanan ibu saya selalu menggunakan cek untuk pembayaran atas barang yang mereka beli. Biasanya saya yang bertugas membantu ibu mengambil cek tersebut ke kantor mereka. Karena itu saya faham sekali cara memperlakukan selembar cek.

Dalam dunia perbankan, selembar cek tidak akan diterima oleh bank jika ada kesalahan penulisan sedikit saja. Cek harus mulus 100 persen. Jika tidak 100, maka sama dengan nol.

Umumnya sebuah kekurangan itu dimaafkan jika hanya sedikit. Jika 90 benar, maka yang sedikit 10 itu dimaafkan. Tapi hal ini tidak berlaku untuk selembar cek.

Mirip seperti shalat atau puasa. Jika Ashar kita hanya 3 rakaat, harusnya sudah 75 persen benar kan ? Tapi tetap saja Allah tidak menerima shalat kita. Begitu pula jika kita sengaja berbuka puasa sepuluh menit sebelum maghrib, artinya puasa kita sudah 99 persen kan ? Tetap saja di sisi Allah dianggap nol.

Masalah iman pun memiliki prinsip seperti ini. Seorang muslim wajib 100 persen beriman kepada hukum-hukum Al-Quran. Jika 99 hukum Al-Quran itu diyakini, hanya 1 yang ditolak, tetap saja Allah tidak menerima keseluruhan keimanannya. Na'uzubillah.

Banyak orang yang menerima seluruh hukum Al-Quran kecuali satu, dia tidak terima hukum yang mengharamkan zina. Wah jangan sampai terjadi begini, karena nila setitik rusak iman sebelanga. Na'uzubillah.

Lebih banyak lagi orang yang meyakini seluruh aturan Al-Quran kecuali satu, yaitu dia tidak mengimani aturan mengenai memilih pemimpin muslim. Ini juga jangan sampai terjadi. Karena bank tidak menerima cek yang ada kekurangan walaupun sedikit. Na'uzubillah.

Ingatlah Allah hanya menerima iman yang 100 persen. Jika satu saja hukum Allah tidak diimani, maka semuanya akan ditolak.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

YOU ARE WHAT YOU SAY

"Maaf mas, saya boleh pinjam duit?" seorang tetangga dengan hati-hati menyampaikan maksudnya kepada saya

"Emang ada keperluan apa pak? Tumben pinjam duit segala" saya sedikit heran, tidak biasanya beliau meminjam

"Isteri saya sedang sakit mas"
"Sakit apa pak?"
"Biasalah mas, sakitnya orang miskin, badan panas, lemas, gak mau makan"

Begitulah akhir obrolan kami sebelum saya akhirnya meminjamkan duit kepada beliau. Bukan karena pinjamnya itu yang mau saya ceritakan, tapi apa yang dia bilang itu 'sakitnya orang miskin' inilah yang harus menjadi hikmah buat kita.

Ada pula seorang pedagang curhat kepada saya "Ustad, apa benar ada orang yang bawa sial?"

"Maksudnya bagaimana pak?"
"Saya ini merasa setelah saya menikah, kok dagangan saya menurun. Saya menduga istri saya ini bawa sial buat saya. Apa mungkin begitu?"

Ini kasusnya mirip juga. Ucapan bahwa istrinya bawa sial juga menjadi hikmah yang sama buat kita. Apa hikmahnya? Yaitu menjaga setiap kata yang kita ucapkan.

Kata menunjukkan harapan. Maka berharap yang baik harus dimulai dari berkata-kata yang baik, yang positif.

Kata mewakili hati dan keyakinan. Maka keyakinan yang optimis harus dimulai dari berkata-kata yang optimis, yang khusnuzon.

Kata melukiskan prasangka kita kepada Allah. Apabila kata yang kita ucapkan selalu baik, maka begitu pula Allah akan selalu memberikan yang baik pula. Bukankah Allah tergantung prasangka hambaNya?

Maka mari kita mulai disiplin kata. Siapa yang mau rezekinya diperbaiki oleh Allah, maka perbaikilah kata-kata yang diucapkan.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

PROPHET SULAIMAN WAY

Para pedagang seperti kita perlu menerapkan ilmu yang diaplikasikan Nabi Sulaiman ini. Bahkan saking legendarisnya kisah ini, sampai diabadikan dalam Al-Quran.

Kisahnya bermula ketika Nabi Sulaiman hendak menaklukkan Ratu Balqis, beliau melakukan tiga langkah besar.

Pertama, mengamati. Beliau perintahkan utusannya datang ke negeri Saba, membawa surat, dan sekaligus mengamati langsung keadaan disana. (An-Naml : 28)

Kedua, meniru. Saat Ratu Balqis memutuskan untuk berangkat menemui Nabi Sulaiman, beliau langsung berpikir untuk membuat sebuah istana tiruan Ratu Balqis. Bahkan, agar istana tiruan tersebut benar-benar mirip, maka beliau malah memindahkan istana asli dari negeri Saba ke negeri beliau. (An-Naml : 40)

Ketiga, memodifikasi. Begitu istana tersebut berpindah tempat, Nabi Sulaiman memodifikasi seluruh lantai marmer istana itu diganti dengan lantai kaca yang sangat bening yang dibawahnya terdapat kolam ikan yang sangat indah. (An-Naml : 41)

Subhanallah. Apa yang terjadi ? Ratu Balqis pun tunduk menyatakan keislamannya kepada Nabi Sulaiman. Dahsyat sekali tiga langkah yang diambil Nabi Sulaiman ini untuk memenangkan kompetisi.

Bahkan sampai sekarang ketiga teknik ini masih digunakan sebagai acuan sebagian pengusaha untuk memenangkan kompetisi bisnis mereka, teknik yang sering disingkat menjadi ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Tidak ada salahnya kita mencoba teknik ATM ini kan ? Selain meneladani Nabi Sulaiman, juga menambah keimanan kita kepada Al-Quran.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Kecerdasan

Saat menyampaikan pendapat kita kepada orang lain, terkadang diperlukan kecerdasan komunikasi agar orang lain bisa menerima saran kita.

Seperti suami ini yang berusaha membujuk istrinya di sebuah toko elektronik,

"Pa, kita beli tv yang ini aja keluaran terbaru, touch screen loh, layarnya bisa disentuh kaya handphone"
"Kita jadi balik lagi ke jaman dulu dong Ma"

"Maksudnya gimana Pa"
"Jaman dulu kan tombolnya harus dipencet langsung di tv nya, terus keluar tv yang lebih canggih kita cukup duduk di sofa, yang dipencet remote nya aja. Masa sekarang Mama mau pencet-pencet tv lagi?" :)

Jawaban cerdas suami tersebut sukses membuat istrinya mengurungkan niat untuk membeli tv yang mahal.

Begitupula untuk memberi masukan kepada orang lain, terkadang diperlukan memilih kalimat yang tidak biasa, seperti pengunjung yang sedang di sapa oleh manajer restoran ini,

"Bagaimana pak kesan-kesan bapak setelah menikmati makanan di restoran kami?"
"Luar biasa, saya salut mas dengan dapur restoran ini bersih sekali"

"Terimakasih pak, tapi kok bapak tau dapur kami bersih, kan bapak tidak kemana-mana sejak tadi?"
"Sebab makanan yang saya nikmati rasa sabun semua mas" :)

Begitulah cerita tentang komunikasi yang cukup cerdas agar orang lain menerima pendapat kita.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
@arafat.channel

Sunday, November 27, 2016

Kecerdasan

Saat menyampaikan pendapat kita kepada orang lain, terkadang diperlukan kecerdasan komunikasi agar orang lain bisa menerima saran kita.

Seperti suami ini yang berusaha membujuk istrinya di sebuah toko elektronik,

"Pa, kita beli tv yang ini aja keluaran terbaru, touch screen loh, layarnya bisa disentuh kaya handphone"
"Kita jadi balik lagi ke jaman dulu dong Ma"

"Maksudnya gimana Pa"
"Jaman dulu kan tombolnya harus dipencet langsung di tv nya, terus keluar tv yang lebih canggih kita cukup duduk di sofa, yang dipencet remote nya aja. Masa sekarang Mama mau pencet-pencet tv lagi?" :)

Jawaban cerdas suami tersebut sukses membuat istrinya mengurungkan niat untuk membeli tv yang mahal.

Begitupula untuk memberi masukan kepada orang lain, terkadang diperlukan memilih kalimat yang tidak biasa, seperti pengunjung yang sedang di sapa oleh manajer restoran ini,

"Bagaimana pak kesan-kesan bapak setelah menikmati makanan di restoran kami?"
"Luar biasa, saya salut mas dengan dapur restoran ini bersih sekali"

"Terimakasih pak, tapi kok bapak tau dapur kami bersih, kan bapak tidak kemana-mana sejak tadi?"
"Sebab makanan yang saya nikmati rasa sabun semua mas" :)

Begitulah cerita tentang komunikasi yang cukup cerdas agar orang lain menerima pendapat kita.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
@arafat.channel

Durian

Saudara pasti sudah pernah mendengar istilah "ketiban durian runtuh". Memang durian itu dalam kehidupan nyata benar-benar runtuh dari pohonnya. Hal ini menunjukkan durian tersebut sudah matang dan lezat.

Petani durian sudah terbiasa datang ke kebun durian pada siang hari, untuk mengambil durian-durian yang runtuh pada waktu malamnya.

Jadi siklus mereka tertib sekali, malamnya durian itu runtuh, siangnya durian itu dijemput oleh pemiliknya. Seandainya malam hari itu tidak ada durian runtuh, tentu siang harinya tidak ada satu butir pun durian yang diperoleh.

Begitupula sebaliknya, seandainya durian itu runtuh banyak sekali pada waktu malam, tetap saja harus usaha dulu mengambilnya pada siang hari agar dapat menikmati durian ini.

Alam ini benar-benar menyimpan pelajaran ya, asal kita mau merenungkannya. Lihat saja proses durian runtuh ini sama persis dengan proses turunnya rezeki kepada kita.

Siklus rezeki itu tertib sekali. Jadi malamnya rezeki itu Allah berikan pada kita, siangnya rezeki itu dijemput. Seandainya malam hari itu tidak ada rezeki yang Allah turunkan, tentu siang harinya tidak ada sedikitpun rezeki yang diperoleh.

Begitupula sebaliknya, seandainya rezeki itu turun banyak sekali pada waktu malam, tetap saja harus usaha dulu mengambilnya pada siang hari agar dapat menikmati rezeki ini.

Jadi seorang muslim itu kalau mau berkelimpahan rezeki harus seimbang amalannya. Malam semangat tahajud agar Allah turunkan rezeki. Siang semangat ikhtiar untuk menjemput rezeki tersebut.

Dengan begini pastilah kita sukses menikmati lezatnya durian kehidupan ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!
@arafat_channel

Memory internal (handphone)

Seorang teman baru saja membeli sebuah handphone baru yang disertai memori internal 16 GB. Wah lumayan besar ya.

Saat dia buka pengaturan memori di handphone tersebut, alangkah terkejutnya dia karena kapasitas memori itu hanya 12 GB. Kemana yang 4 GB lagi?

Dia lantas menghubungi toko tempat membeli handphone itu, lalu menanyakan masalahnya. Beruntung si mbak yang menerima telpon berhasil menjelaskan dengan baik sekali,

"Begini mas, memang betul mas diberi memori internal sebanyak itu, tetapi mas tidak bisa menggunakan semuanya. Sebab ada sebagian yang harus disisihkan untuk file sistem Android itu sendiri mas.

Kalau memori internal tidak menyisihkan untuk file tersebut, maka handphone mas tidak akan berjalan dengan lancar"

Tuntas sekali penjabarannya. Sekali penjelasan saja, langsung membuat kita mengerti dua hal. Satu, tentang memori internal itu sendiri. Dua, tentang rezeki.

Karena rezeki bagai memori internal. Memang betul kita diberi rezeki banyak oleh Allah, tetapi kita tidak bisa menggunakan semuanya. Sebab ada sebagian yang harus disisihkan untuk orang lain sebagai sedekah.

Kalau kita tidak menyisihkan rezeki tersebut untuk bersedekah, maka hidup kita tidak akan berjalan dengan lancar.

Satu lagi cara handphone memberi nasihat kepada kita, yaitu melalui memori internalnya. Jadi mulai hari ini, ingat hanphone ingat sedekah ya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

#arafat.channel.
@arafat_channel.

Handphone

Saat handphone kita pakai buat membaca inspirasi yang bikin kita semangat untuk memperbaiki diri, itu berarti kita sudah bijaksana menggunakan teknologi.

Apalagi saudara suka mengikuti tulisan saya, handphone saudara pasti senang seandainya bisa bicara, hehe :)

Tapi peran terbesar handphone tuh ternyata bukan disitu. Bukan karena kemampuannya memembus dunia internet, tapi lebih kepada seringnya handphone menasihati kita setiap saat.

Saat kita isi pulsa handphone untuk membeli paket, dia berpesan sama kita,

"Mas luar biasa rezekinya banyak bisa isikan saya pulsa 100.000, nanti jangan lupa shalat jumat amalnya 100.000 juga buat masjid. Masjid kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat kita tanggap sekali membalas pesan yang masuk di grup dan media sosial, dia nasihat lagi,

"Mas yang dahsyat banget jawab pesan saya dengan sigap. Nanti jangan lupa jawab panggilan azan sigap juga. Shalat kan lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Saat saya kehilangan handphone, saya takut sekali, eh ternyata saya cuma lupa nyimpen dimana, dia malah tegur saya,

"Mas sudah setakut itu kehilangan saya, harusnya mas juga lebih takut lagi kehilangan iman. Maka jangan lupa baca Al-Quran setiap hari mas, untuk menjaga iman. Karena iman itu lebih penting buat masa depan mas sendiri"

Kena banget ya ini nasehat handphone kita. Diam-diam saya makin bersyukur punya handphone yang pandai mengingatkan seperti ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Today is day

Pada hari dimana Sahabat Umar bin Khattab masuk ke rumah adiknya dan mendengar lantunan ayat Al-Quran surat Toha, beliau tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidupnya dan dia akhirnya menjadi seorang muslim.

Begitu pula pada hari dimana Imam Fudhail bin Iyad mau merampok rumah orang lalu mendengar lantunan ayat Al-Quran surat Al-Hadid, beliau pun tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidupnya.

Bahkan kisah yang sangat terkenal, pada hari dimana serombongan jin melewati Mekkah lalu mendengar lantunan ayat Al-Quran yang dibaca Rasulullah, mereka tidak pernah menyangka pada hari tersebut Allah merubah hidup mereka.

Kita ini katanya punya niat merubah hidup, punya niat merubah kebiasaan, punya niat menjadi orang sukses. Lihat polanya. Selalu datang pertolongan Allah melalui Al-Quran.

Jadi, mulai hari ini wajibkan diri kita sendiri membaca Al-Quran setiap hari. Benar-benar setiap hari. Mengapa ? Karena kita tidak pernah menyangka pada hari yang mana Allah akan merubah nasib kita.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Minuman keras

Apa yang diperintahkan atau dilarang dalam Al-Quran hakikatnya adalah untuk kepentingan kita sendiri.

Contohnya minuman keras, yang dilarang oleh Allah karena merusak akal sehat kita. Padahal berakal adalah syarat sah ibadah. Kalau tidak ada akal, maka ibadah apapun tidak sah.

Seperti yang terjadi sama pemuda ini. Dia baru saja pesta minuman keras pada tengah malam. Usai pesta dia lalu jalan sempoyongan ke masjid mau shalat subuh. Segera saja seorang ustad mencegahnya di gerbang,

"Hei mau ngapain kamu ke masjid?"
"Mau shalat subuh pak ustad"
"Ah kamu ini mabuk gak boleh shalat pulang saja sana"
"Saya gak mabuk kok"

"Itu matamu merah, ngomong gak jelas, sudah pasti kamu mabuk"
"Saya gak mabuk kok"
"Oke kalau kamu gak mabuk, saya mau tanya subuh itu berapa rakaat?"
"Tiga pak ustad"
"Nah betul kan kamu mabuk. sudah pulang sana!"

Si pemuda terpaksa balik lagi pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulangnya dia bertemu pak haji mau ke masjid juga

"Pak haji mau ke masjid?"
"Iya mau shalat subuh"
"Nah kebetulan, sekarang saya mau tanya pak haji subuh itu berapa rakaat?"
"Dua bang"

"Hahaha.. mendingan pak haji pulang aja sana daripada nanti diusir pak ustad"
"Loh emang kenapa?"
"Saya aja yang subuhnya tiga diusir sama pak ustad, apalagi pak haji yang cuma dua" :)

Tuh kan betul, minuman keras merusak akal sehat seseorang. Maka itulah orang yang terpengaruh minuman keras dia tidak boleh shalat sampai dia sadar.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Berani Berhijrah

Saat guru saya meminta saya untuk menulis setiap satu hari satu tulisan, awalnya saya keberatan karena saya tidak pandai menulis. Tetapi beliau meyakinkan saya suatu saat akan ada manfaatnya dari hal ini.

Benar saja, setelah saya paksakan diri menulis satu tulisan setiap hari, setidaknya saya belajar dua hal.

Pertama, saya belajar bahwa segala yang kita keluarkan, pasti kembali lagi kepada kita. The Miracle of Giving. Saya sering mendapat sharing tulisan dari teman di grup, ternyata tulisan tersebut adalah tulisan saya. Rupanya dia belum tau kalau saya yang menulisnya. Hehe.

Mungkin tulisan tersebut sudah melanglang buana di jagat digital, kemudian kembali lagi kepada saya sendiri. Sekarang saya sangat yakin, apa yang kita sedekahkan akan kembali lagi kepada kita.

Kedua, saya belajar bahwa menyampaikan sebuah inspirasi itu cukup mudah. Yang tidak mudah adalah melakukannya. Action. Bertindak.

Entah berapa kali kita menulis atau membaca tulisan-tulisan yang menggugah, tetap saja eksekusinya kembali kepada diri kita masing-masing, berani berubah saat ini juga atau tetap menunda?

Karena itulah Al-Quran memberi warning kepada kita yang hanya bisa berkata, tapi tidak pernah bertindak.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, mengapa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian lakukan ?" (Surat As-Shof :2)

Betul kan, dunia ini sudah terlalu banyak orang yang hanya sekedar angan-angan untuk memperbaiki dirinya, jangan kita tambah banyak lagi dengan diri kita.

Kita harus menang melawan diri sendiri. Perubahan kecil tidak apa-apa. Yang penting ke arah yang lebih baik.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita !

Bangun dan (mau) berubah

Suatu hari Khalifah Umar bin Khattab bertemu seorang kakek yang sudah sepuh, bertanyalah beliau kepadanya,

"Kakek, berapa umur kakek sekarang?"
"Umur saya baru empat tahun wahai khalifah"

Saat itu orang yang berada di samping Khalifah Umar spontan menegurnya,
"Tidak taukah engkau sedang berbicara dengan Amirul Mukminin?"

"Tidak apa-apa, kita dengarkan dulu penjelasan beliau mengapa umurnya baru empat tahun" Khalifah Umar menenangkan sahabatnya.

"Wahai Khalifah, umur saya memang baru empat tahun. Sebab selama hidup saya jauh dari Allah. Saya hidup tapi seperti tidur. Baru empat tahun lalu saya menyadari hal ini, lalu saya kuatkan diri saya untuk bangun dari tidur panjang saya dan berubah memperbaiki diri saya ini"

Ucapan jujur si kakek ini membuat Khalifah Umar dan orang yang disampingnya menangis.

Bahkan sampai detik ini ucapan si kakek masih tetap saja membuat kita menangisi diri sendiri sebab berapa banyak kita yang mendapati dirinya lemah dan tidak mampu berubah.

Seandainya Khalifah Umar berada di hadapan kita dan bertanya pertanyaan yang sama, lalu apa jawaban kita? Berapakah usia kita? Sedangkan saat ini kita masih saja lelap dalam tidur panjang ini.

Bahkan Khalifah Ali bin Abi Thalib mengenang lagi peristiwa tersebut dengan nasihatnya, "Alangkah banyaknya orang yang tidur selama di alam dunia ini, mereka baru bangun setelah di alam kubur"

Pilihan ada di tangan kita. Mau membangunkan diri sendiri sekarang juga saat masih ada kesempatan?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Sekring Listrik

Almarhum bapak saya mengajarkan banyak hal saat saya masih kecil. Salah satunya saat listrik di rumah kami mati karena ada konslet, bapak menjelaskan panjang lebar tentang sekring.

Kata bapak, kalau ada kesalahan pada rumah kita, misalnya karena ada alat elektronik yang konslet, maka sekring akan bekerja memutus aliran listrik dari PLN.

Kalau tidak begitu, nanti malah jadi kebakaran karena aliran listrik terus mengalir ke rumah yang sedang konslet tersebut. Itulah gunanya sekring.

Siapa sangka, ilmu tentang sekring itu sekarang berguna untuk menjawab pertanyaan anak saya. Saat ia bertanya, "Mengapa orang yang berbuat dosa rezekinya diputus oleh Allah?"

Jawaban saya tinggal mengulangi penjelasan bapak, "Manusia ibarat rumah, kalau ada kesalahan pada diri kita, misalnya karena kita berbuat dosa, maka sekring akan bekerja memutus aliran rezeki dari Allah"

"Wah gak enak dong jadi mati listrik?"
anak saya bertanya lebih lanjut.

"Kalau tidak begitu, nanti malah kita jadi lupa diri, karena aliran rezeki terus mengalir kepada kita yang sedang berdosa tersebut. Itulah gunanya sekring" Alhamdulillah jawaban ini dimengerti oleh anak saya.

Sekring selalu bekerja dalam hidup kita ini. Jadi jangan main-main dengan perbuatan dosa kalau tidak mau mati listrik.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Pandai Berterimahkasih

Sejak saya bercerita tentang shalawat sebagai salah satu kunci yang membuka pintu rezeki, banyak yang bertanya kepada saya tentang hal ini.

Begitu berlimpah hadist dari Rasulullah yang menerangkan khusus mengenai keutamaan bershalawat, sehingga para ulama telah banyak membuat satu buku sendiri untuk menyampaikannya.

Tetapi sisi yang paling saya senangi adalah memandang shalawat sebagai cara kita berterimakasih (bersyukur) kepada Rasulullah, karena dengan sebab Beliau lah kita merasakan manisnya nikmat iman dan indahnya menjadi seorang muslim.

Siapa manusia yang paling berjasa atas keimanan kita kepada agama Islam? Tentu saja Rasulullah yang diutus membawa agama Islam itu sendiri.

Apakah perlu kita berterimakasih kepada Rasulullah? Pastinya begitu, karena orang yang tidak bersyukur kepada manusia, dia juga tidak disebut bersyukur kepada Allah.

Allah ingin agar kita juga pandai berterimakasih kepada manusia yang menjadi jalan atas nikmat Allah yang kita rasakan ini.

Apa yang terjadi jika kita menjadi manusia yang pandai berterimakasih? Al-Quran sudah menjanjikan siapa yang senantiasa bersyukur, akan semakin ditambah lagi nikmat Allah kepadanya.

Begitulah salah satu rahasia yang terkandung dalam shalawat. Siapa ingin sukses dalam hidupnya, harus sukses dulu menjadikan shalawat sebagai kebiasaannya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Musahabah dengan positif

Salah satu kebiasaan yang bermanfaat adalah bertanya kepada diri sendiri mengenai ibadah-ibadah harian kita.

Pertanyaan tersebut bisa kita tulis di buku, atau di kertas yang ditempel di samping tempat tidur agar bisa jadi pengingat kita setiap malam.

Pertanyaan yang sekaligus muhasabah itu tentu harus sesuai dengan target kita. Ibadah memang perlu target, agar di waktu-waktu kedepan semakin meningkat dibanding sekarang.

Akan lebih baik lagi jika kita tidak membuat pertanyaan yang tanpa emosi, seperti; Apakah saya membaca Al-Quran hari ini ? Apakah saya shalat dhuha hari ini ? dan seterusnya.

Melainkan, sekalian saja membuat pertanyaan positif. Apalagi muhasabah ini kita lihat tiap hari, insya Allah alam bawah sadar kita termotivasi. Bagaimana contoh pertanyaan yang positif ?

Silahkan saudara mencoba untuk menjawab pertanyaan saya berikut ini :

1. Ceritakan kepada saya ketika saudara begitu bersemangat membaca Al-Quran sampai-sampai saudara tidak memperhitungkan lagi waktu sudah berjalan dua puluh menit bahkan lebih

2. Apa yang paling saudara suka dari shalat dhuha empat rakaat ?

3. Bagian kisah hebat yang mana dari kehidupan Rasulullah yang tiba-tiba mengalir dalam pikiran saudara, saat saudara membaca shalawat seratus kali hari ini ?

4. Apa yang paling menggembirakan ketika hari ini saudara sama sekali tidak memainkan handphone untuk hal yang tidak bermanfaat ?

5. Apa hal terbaik yang sudah saudara lakukan hari ini dalam memuliakan orang lain ?

6. Ceritakan pada saya tentang keberhasilan saudara hari ini menyampaikan sedekah yang betul-betul diterima oleh orang yang tepat ?

Nah sekarang tarik napas panjang. Bagaimana rasanya saat saudara berusaha menjawab pertanyaan tersebut? Lebih termotivasi? Lebih positif thinking?

Itulah dia seni bermuhasabah dengan positif. Selamat menjadi pribadi muslim yang selalu bersemangat.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Berbeda itu menguatkan

"I am most likely to visit u in December" sebuah pesan masuk ke handphone saya. Betapa senangnya saya menerima pesan dari sahabat saya tersebut.

Kunjungannya ke Indonesia ini adalah kunjungan keempat. Dia itu seorang pemuda muslim, tinggal di London, dan bermazhab Hanafi dalam fiqihnya.

Apakah saya merasa kurang nyaman dengannya karena berbeda mazhab? Jelas saja tidak! Saya sangat memuliakan saudara saya tersebut.

Saat di Yaman, salah satu guru kami seorang ulama dari Maroko dan Beliau bermazhab Maliki. Kami sangat mencintai Beliau.

Di seluruh dunia ini tidak ada seorang muslim pun yang mempermasalahkan perbedaan mazhab dalam Islam.

Ketika berkunjung kepada Kyai Abdullah Syafi'i di Jakarta, Buya Hamka didesak oleh Kyai untuk menjadi imam shalat Shubuh, padahal Buya adalah tamu saat itu.

Lalu Buya membaca qunut Shubuh dalam shalatnya, sebagai penghormatannya kepada Kyai yang bermazhab Syafi'i.

Tidakkah saudara merasakan indahnya rasa saling mencintai yang begitu kuat dari kedua ulama ini?

Saya bersyukur akhir-akhir ini umat Islam di seluruh Indonesia tidak merasa tertarik lagi membahas perbedaan. Sebab terbukti Islam menjadi kuat saat bersatu dan bersaudara.

Semangat saling menghormati ini adalah permen yang istimewa, dan justru berawal dari kasus penistaan agama sebagai bungkus permennya.

Mari menjadi bagian Ukhuwah Islamiyah yang sudah sangat sejuk ini.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Teladan sahabat wahsyi

Beliau sebelumnya bukan seorang muslim. Bahkan pada saat perang Uhud, beliaulah yang membunuh Sayyidus Syuhada Hamzah bin Abdul Mutalib

Tetapi setelah beberapa tahun berlalu, beliau menyatakan keislamannya di hadapan Rasulullah.

Saat itu beliau mengakui kesalahannya di Uhud. Suasana kaum muslimin pun menjadi ramai. Mereka semua saling berbeda pendapat satu sama lain tentang hukuman apa yang harus diberikan kepada Sahabat Wahsyi.

Ketika mengetahui kesalahannya membuat gaduh kota Madinah, Sahabat Wahsyi pun menyerahkan dirinya kepada Rasulullah. Beliau mengutamakan kepentingan kota Madinah daripada egoisme pribadi.

Rasulullah pun mengambil keputusan sangat bijaksana, sebab bagaimanapun Sahabat Wahsyi telah masuk Islam. Rasulullah hanya menganjurkan Sahabat Wahsyi keluar dari Madinah, agar keadaan tenang dulu dan tidak terus mengingatkan kelalaian beliau di Uhud.

Sahabat Wahsyi menerima keputusan ini. Beliau mengorbankan dirinya demi persatuan dan kesatuan negara. Inilah bukti pengorbanan sejati. Inilah bukti beliau seorang negarawan sesungguhnya.

Sahabat Wahsyi telah mengajarkan kepada kita, saat kita berbuat salah, memang penting untuk meminta maaf. Tetapi lebih penting lagi berjiwa ksatria menyerahkan diri untuk menerima konsekuensinya.

Bukan malah menyebar kebencian, memperkeruh suasana dan merasa dirinya paling benar.

Sungguh Islam bangga kepadamu wahai Sahabat Rasulullah.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Biola sang pengamen

Liburan weekend yang lalu saya sekeluarga pergi ke Bandung untuk menghadiri resepsi pernikahan keponakan.

Selalu saja ada cerita yang menarik tentang Bandung ini. Salah satunya saat mobil saya dihampiri pengamen jalanan ketika berhenti di sebuah lampu merah.

Apa yang biasa kita lakukan saat didekati pengamen? Ambil uang recehan, lalu berikan secepatnya kepada dia agar dia secepatnya juga meninggalkan kita.

Tetapi pengamen yang satu ini berbeda. Dia tidak bernyanyi, melainkan dia justru memainkan biola dengan indahnya. Jarang sekali saya melihat pengamen berbiola. Lebih jarang lagi yang bermain dengan indah.

Apa yang saya lakukan? Tentu saya tahan diri untuk kasih uang agar dia tidak cepat pergi begitu saja. Saya begitu senang menikmati gesekan demi gesekan indah biolanya.

Sampai akhirnya saya berikan juga sejumlah uang kepadanya, tapi kali ini lebih dari sekedar recehan. Saya sadar dia memainkan lagu lebih lama dari pengamen biasanya, tentu pemberian saya juga sudah sepantasnya lebih banyak dari yang biasanya.

Saudara, seperti inilah yang terjadi saat kita memanjatkan doa kepada Allah, lalu dalam waktu yang lama kita tidak juga melihat Allah mengabulkan doa kita.

Sebenarnya Allah begitu senang mendengarkan doa-doa syahdu yang kita lantunkan setiap hari. Allah tidak ingin memberikan begitu saja, sehingga setelah pemberian itu kita lantas berhenti berdoa lagi.

Sebenarnya Allah menyiapkan pemberian yang sangat besar melebihi dari apa yang kita minta. Sebab saat doa kita nantinya akan diijabah lebih lama dari biasanya, berarti Allah akan memberikan lebih banyak dari biasanya pula. Bukan sekedar recehan.

Jadi masih pantaskah kita memiliki sangkaan yang kurang baik kepada Allah?

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

By : @Arafat_channel

Wednesday, October 26, 2016

Wasiat Nabi tentang sedekah

Assalamu alaikum wr.wb.

Haii.. Sobat semua,, balik lagi ini,, setelah kemarin postingan yang berjudul kisah-dahsyatnya-sedekah kali ini saya coba untuk membagikan ilmu masih soal sedekah...

Kenapa sedekah... Yahh.. Karena saya rasa sedekah ini sangatlah penting, sesuai dengan perintah Allah s.w.t dan anjuran dari Rasulullah s.a.w sendiri...

Jadi sesuai dengan judul yang tertera di atas, saya rasa sobat sudah sedikit banyak telah paham apa yang akan coba saya paparkan sebentar lagi..

Okeee... Daripada berbelit belit langsung saja beberapa wasiat dari Rasulullah s.a.w tentang sedekah...

Antara lain yaitu...



1.  Nabi pernah bersabda : belilah kesulitanmu dengan sedekah... Itu artinya kita bisa mengatasi kesulitan kita dengan sedekah... Kan Nabi sendiri yang mengajarkan.. Masa Nabi mengajarkan sesuatu cuma untuk duniawi..? Tentu saja  setiap ajaran Nabi terdapat sesuatu yang sifatnya ukhrawi.

2. Nabi pernah bersabda : Obatilah penyakitmu dengan sedekah.  Itu artinya kita bisa berharap sembuh dengan bersedekah.

3. Nabi juga bersabda : perbanyaklah sedekah.. Sebab sedekah dapat memanjangkan umur.. Itu artinya, dengan sedekah kita bisa berharap umur kita di panjangkan sobat... Hayoo.. Ada yang mau umurnya panjang...

Segeralah bersedekah.. Itu bukan saya yang bilang sobat.. Tapi Rasulullah sendiri yang bilang...

4. Nabi juga bersabda : segeralah bersedekah.. Sebab sedekah tidak pernah mendahului bencana.. Itu artinya,, jika kita ingin terhindar dari bencana,, maka pesan Rasulullah,, segeralah bersedekah,,

5. Khalifah Ali pun pernah berpesan : pancinglah rezeki dengan sedekah...

Sangat luar biasa,, jika kita ingin memancing rezeki, mendatangkan rezeki,, maka pesan khalifah Ali adalah Sedekahlah... Dan dari sedekah itulah kita bisa berharap di mudahkan rezeki oleh Allah s.w.t. sobat...

Itulah wasiat Rasulullah kepada kita semua sebagai umatnya...
Sobat bisa membacanya sekali lagi agar lebih paham, dan lebih mudah untuk mengingatnya...

Okeee... Itulah yang sempat saya sampaikan pada kesempatan kali ini,, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi penulis sendirii...

Sobat bisa share/ bagikan ke sobat yang lain,, agar kita semua mendapatkan manfaat dari uraian saya kali ini...

Sampai jumpa lagii sobat di tulisan berikutnya...

#wassalam.

Baca juga : kumpulan-hadist-tentang-sedekah-part-2




Sunday, October 23, 2016

Kisah dahsyatnya sedekah

Assalamu alaikum wr wb...

Alhamdulillahi rabbil alamin.. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam... Bagaimana kabar sobat semua, semoga sehat selalu dan berkati rezeki yang berlimpah yang tercurah dariNYA.. AMIIN..

baiklah, sobat semua,, pada kesempatan kali ini saya akan coba membagikan sebuah kisah yang sangat luar biasa tentang dahsyatnya sebuah sedekah.. Semoga bisa menjadi bahan renungan dan penyemangat dalam menjalankan syiar - syiar islam khususnya dalam hal sedekah...

Sebelum saya paparkan kisahnya,,, sobat juga bisa membaca hadist tentang sedekah di sini hadist-tentang-sedekah-part-2

Okee.. Sobatt langsung saja kita ke topik sesuai judulnya...

3... 2.... 1.... #bersambung.



Hehehehhe.. Bercanda sobat,, ini dia kisah dahsyatnya...

      Alkisah……Ada seorang mengumpulkan hartanya yang banyak untuk bersedekah sembunyi-sembunyi. Ia kumpulkan uang sampai berjumlah sekian ribu dinar dalam setahun. Sesudah uang nya terkumpul, ia pergi keluar rumah pada malam hari. Dilihatnya ada seorang wanita tidur dijalanan. “Wah, ini orang susah,” begitu kira-kira ia berpikir. Dan, sambil menutup wajahnya, agar tidak diketahui, ia memberikan bungkusan uang itu dan lari, supaya tidak diketahui.

pada Pagi harinya di kampung itu ribut , ada seoranng pelacur mendapatkan bungkusan uang yang diberikan oleh orang tak dikenal. Maka orang itupun berguman, “Subhanallah!! Salah beri, aku kira dia wanita susah, ternyata pelacur.” “Ya Rabb, setahun kukumpulkan uang untuk dapat pahala sedekah yang sembunyi-sembunyi, ternyata uangku hanya untuk pelacur. Tapi ia tidak putus asa, Dikumpulkannya lagi sekian ribu dinar.

Kali ini ia tidak mau tertipu. Pada suatu malam, kembali ia beraksi. Dilihatnya seorang laki-laki yang sedang duduk diam disuatu tempat yang gelap. “Ini pasti orang yang susah,” gumannya. Dilemparkannya bungkusan uang sedekah itu, lalu ia bergegas lari.

Pada pagi harinya terdengan kabar gempar. Si laki-lakiyang dikenal sebagi pencuri mendapatkan sebungkus uang. Malam itu ia tengah menyusun strategi sendirian untuk mencuri. Nyatanya , belum sempat melakukan aksinya, malah ia mendapatkan uang dengan jumlah yang amat besar.
“Ya Rabb, dua tahun aku bekerja khusus untuk memberi nafkah orang yang susah dengan sembunyi-sembunyi. tahun lalu yang dapat seorang pelacur. Eh, tahun ini seorang pencuri.

Namun ia tetap tak putus asa. Ia kumpulkan lagi uang sedekah sampai setahun berikutnya. “Ya Rabb, ini yang terakhir. Kalau sedekah ini masih saja tidak tertuju kepada mustahiq. selesailah, Ya Rabb. Aku tidak mampu lagi.”

Pada waktu yang telah dipersiapkannya, kembali ia melaksanakan niat baiknya untuk ketiga kalinya. Malam itu ia melihat seorang orang tua tengah tertatih-tatih. “Wah, ini orang yang pasti berhak atas sedekahku, malam malam begini orang tua ini jalan malam-malam dengan tongkat. Pasti dia orang susah,” katanya dalam hati. Dilemparkan uang itu, seraya berkata”ini untukmu” Dan ia pun pergi dengan cepat sambil menutupi wajahnya.

Pagi harinya terjadi kegemparan lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya. orang tua renta yang dikenal paling kaya dan paling kikir dikampung itu mendapat uang”kaget” semalam.

Mendengar kabar itu, si pelaku sedekah sembunyi-sembunyi ini berkata “Ya Rabb, yang pertama pelacur, yang kedua pencuri dan yang ketiga orang tua paling kaya dan paling kikir di kampungnya. Ya Rabb, apa arti perbuatanku ini? Ia pun memilih diam, seraya mengiklhaskan apa yang telah dilakukannya.

Waktu berjalan, hingga sekian tahun kemudian. 20 tahun kemudian. Allah SWT membuka rahasia perbuatan orang tersebut, dengan tersampaikannya kabar kepadanya tentang dua orang bersaudara yang menjadi ulama besar.

Murid keduanya mencapai puluhan ribu orang, dan si pelaku sedekah puluhan tahun yang lalu termasuk orang yang mengaji dengan ke dua ulama adik kakak itu. Ternyata, dua ulama bersaudara itu adalah anak seorang pelacur yang dulu diberi sedekah secara sembunyi-sembunyi itu.

Si perempuan ini melacur untuk menafkahi anaknya. Ketika mendapatkan sedekah kagetan itu, ia bertaubat dan menjadikan harta dadakan itu untuk menyekolahkan kedua anaknya hingga menjadi alim dan menjadi ulama besar.

Air mata si pelaku sedekah pun mengalir. Ternyata yang diberikannya puluhan tahun yang lalu. Allah jadikan balasan yang berlipat ganda dengan lahirnya dua ulama shalih bersaudara yang diikuti oleh puluhan ribu orang yang belajar kepada keduanya. Inilah balsan keiklahsan seseorang.

Tidak lama kemudian ia dengar lagi ada seorang wali shalih wafat, yang diantar jenazahnya oleh ribuan orang. Siapa wali yang shalih itu? Ternyata waliyullah itu dulunya adalah pencuri yang mendapatkan sedekah sembunyi-sembunyinya.

Ketika hendak mencuri ia berdoa kepada Allah ” Ya Rabb, berilah aku keluhuran. kalau aku dapat rizqi malam ini aku akan taubat.” Tatkala ada yang melemparinya bungkusan uang itu, segeralah ia bertaubat sesuai dengan janjinya. Ia memperbaiki diri dari segala kesalahan yang diperbuatnya, beribadah dengan se tekun-tekunnya, beristiqamah dengan ucapan dan tindakannya, hingga Allah Ta’ala mengangkatnya menjadi orang yang shalih.
Si Fulan yang bersedekah itu amat terharu, dan ia berdoa. “Ya Rabb, tinggal yang ketiga, bagaimana dengan orang tua yang paling kaya dan paling kikir dikampung kami ini ?”

Ternyata ia mendengar kabar, orang itu telah wafat. Semenjak kejadian sedekah kaget itu dan sebelum wafatnya, si kikir tua itu pindah ke kampung lain dan berwasiat untuk memberikan seluruh hartanya bagi baitul maal dan penyantunan para anak yatim. Itu dilakukan oleh si orang tua yang kikir setelah ia merasa malu dan merenung bahwa, kepada dia yang kaya dan kikir, masih ada yang menyedekahinya. Subhanallah.

Itulah kisah dahsyatnya sedekah... Dan kita sebagai umat islam memang sudah sangat yakin akan dahsyatnya sedekah dan tidak di ragukan lagi akan hal itu...

Maka dari itu saya mengajak sobat semua untuk berbagi kepada sesama...
Berbagi sedekah... Karena sedekah ataupun berbagi kepada sesama membuat orang lain bahagia,, begitupun kita juga akan ikut merasa bahagia...
Sekiann dulu sobat semua... Insya Allah,, kita akan lanjutkan di tulisan berikutnya...
Wassalam...

Ingat untuk di bagikan/ share ke sobat yang lain... Agar kita semua mendapatkan manfaatnya.. Amiin..

Baca juga kisah-sedekah-keberkahan-seuntai-kalung



Thursday, October 20, 2016

hadist tentang sedekah part 2

Assalamu alaikum wr.wb
Bagaimana kabar sobat semua... Semoga sehat- sehat saja yahh..
Setelah beberapa hari sibuk dengan kerjaan dunia nyata,, akhirnya baru sempat nulis lagi niihh,, untuk kelanjutan postingan blog ini....
Kalo postingan beberapa minggu lalu soal "kumpulan hadist tentang sedekah"
Kali ini,, masuk ke part 2, masih soal hadist tentang sedekah,,, untuk part 1 nya bisa sobat baca di sini :  hadits-tentang-sedekah part 1
"Baca dulu" part 1 nya sebelum melanjutkan ke part 2 yang sebentar lagi saya paparkan di bawah...

Okkee... Bagi sobat yang sudah baca part 1 kita lanjutkan ke part 2 yahh... Okeee sobat semua,, langsungg sajaa..
Kumpulan hadist tentang sedekah part 2 tersebut diantaranya adalah:



1. Sedekah bisa melepaskan pelakunya dari bencana.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana."

2. Sedekah merupakan obat penyakit pada tubuh.
Rasulullah SAW bersabda, "Obatilah penyakitmu dengan bersedekah."

3. Sedekah sebagai benteng buat diri kita.
Rasulullah SAW bersabda, "Bentengilah harta bendamu dengan sedekah."

4. Sedekah sebagai pemadam kemurkaan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah."

5. Sedekah bisa menambah keakraban sesama muslim.
Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah adalah hadiah. Maka, berikanlah
hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah."

6. Sedekah dapat menambah umur."Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur."

7. Sedekah mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mendapatkan kesedihan hati, maka berikanlah sedekah."

8. Sedekah sebagai syafaat kelak di akhirat.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang akan menaungi orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sedekah."

9. Sedekah menuai pahala yang termat besar.Dalam sebuah atsar disebutkan, "Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di hari kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang
berada di atas timbangan amalnya."

10. Sedekah sebagai wasilah menambah rezeki.
Rasululah SAW bersabda, "Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah, dan akan bertambah."

Subhanallah, begitu banyak manfaat yang kita dapat dari pada kita bersedekah.
Oleh karena itu, marilah sobat kita
bersedekah dengan ikhlas semoga Allah melimpahkan kebaikan dan segala yang terbaik untuk kita semua...
Aamiin ya robbal alamin..

Semoga bermanfaat bagi kita semua... Ingat buat di share ke sobat yang lain, agar kita mendapatkan manfaat yang sama...
Karena keajaiban terjadi manakala kita peduli dan mau berbagi kepada sesama...

Monday, October 17, 2016

Sedekah | fakta menarik tentang otak saat bersedekah

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Ada fakta menarik tentang otak ketika bersedekah : ..
Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat tanpa pandang agama yaitu ketika semua responden diberi sejumlah uang lalu dicatat aktifitas otak ketika senang menerima uang. Siapa sih yang tidak senang diberi uang?
Para ahli mencatat ada bagian tertentu pada otak yang "menyala" ketika senang menerima uang.

Setelah itu ditanya: uangnya mau dipakai sendiri atau mau didonasikan secara anonim? Responden bebas memilih.
Responden yang jawab pakai sendiri uangnya, tidak terjadi apa-apa di otaknya. Tapi hal menakjubkan terjadi pada mereka yang menjawab akan mendonasikan uangnya.

Mereka yang jawab akan mendonasikan uangnya, otaknya kembali "menyala". Persis di tempat yg sama dengan pada saat mereka senang terima uang.
Kesimpulannya: Sedekah dengan ikhlas memberikan rasa SENANG yg sama dengan ketika menerima uang.




Bisa disimpulkan juga, kesenangan untuk bersedekah (filantropi) berlaku universal.
Jadi jika pada saat tanggal tua merasa “tidak bahagia” karena kurang/tidak punya uang, BERSEDEKAHLAH. Maka kita akan merasa tanggal muda lagi.

Lalu kata ustadz sedekah bikin kaya, apakah benar? Nah, penelitian neuroecenomics berikutnya menjawab pertanyaan tersebut : ..

Beberapa penelitian lain meneliti hubungan SENANG dgn KAYA. Ribuan mahasiswa baru ditanya apakah mereka termasuk orang yang bahagia atau tidak bahagia. 15-20 thn kemudian, setelah mahasiswa itu lulus & mulai mapan, ditanya kembali berapa penghasilan mereka sekarang.

Ternyata, responden yang dulunya MERASA BAHAGIA kini berpenghasilan rata-rata 31% lebih tinggi daripada yang dulunya MERASA TDK BAHAGIA. 300 karyawan di 3 perusahaan berbeda di Amerika disurvey tentang level bahagia mereka lalu diranking & dicatat penghasilannya masing-masing.
    18 bulan kemudian ditanya lagi berapa gajinya.
   Ternyata, semakin MERASA BAHAGIA, semakin tinggi juga kenaikan penghasilan mereka. Penelitian lain membuktikan, perusahaan dengan CEO yang periang memiliki kinerja keuangan yang lebih baik daripada CEO yang pemurung.

Terbukti secara ilmiah: SEDEKAH --> BAHAGIA--> KAYA ..

Maka pesan moralnya adalah : jika kita sulit MERASA bahagia, bahagiakanlah orang lain (sedekah), insya Allah kita akan merasakan bahagia.

Kalau Anda mengejar harta agar bisa bahagia, bersiaplah untuk kecewa. Kalau Anda merasa bahagia dengan apa yang ada, bersiaplah untuk kaya.

Wallahu a'lam bishshawab, ..

Semoga kita menjadi ahli sedekah sampai akhir hayat. Aamiin

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal'alamin
(Cantumkan jika ada doa khusus, agar kita semua bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di agar kita dan sobat sobat yang lainnya senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca tulisan ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tulisan ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin..

Baca juga : manfaat-sedekah-sayyidina-ali-ra

Saturday, October 15, 2016

Kisah SEDEKAH ( keberkahan seuntai kalung )


       Ada Orang tua menghampiri Nabi dan ia berkata : " Ya Rasulallah, aku kelaparan, berilah aku makan, aku tidak punya pakaian, beri aku pakaian dan aku miskin beri aku kecukupan ". Rasul yang dermawan itu berkata : " Aku tak punya apapun untukmu, akan tetapi orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan ganjarannya sama dengan orang yang melakukannya, karena itu cobalah datang ke rumah orang yang mencintai Allah dan RasulNya dan dicintai oleh Allah dan RasulNya, tentu dia akan mendahului Allah ketimbang dirinya sendiri, pergilah ke rumah Fatimah, hai Bilal, tolong antarkan ia ke rumah Fatimah.


      Maka berangkatlah mereka ke rumah putri Rasul yang mulia Fatimah, sesampainya didepan rumah Fatimah, ia memanggil dengan suara keras : assalamu`alaikum, wahai keluarga Nabi shallallahu alaihi wa sallam, keluarga dimana Jibril as menurunkan alqur`an dari Rab semesta alam ". Setelah menjawab salam, Fatimah bertanya : " siapakah bapak? " Ia menjawab : " aku orang tua dari suku arab baduy, aku telah bertemu ayahmu, pemimpin umat manusia, sementara aku wahai putri Rasul, adalah orang yang tidak berpakaian, lapar dan miskin, bantulah aku, semoga Allah memberkahimu ".
Fatimah mengambil kalung yang dikenakanya dan hanya itulah satu-satunya milik yang paling berharga, diserahkanya kalung tersebut sambil berkata : " Ambillah ini dan juallah. Semoga Allah memberimu sesuatu yang lebih baik ". Orang itupun menerima kalung itu dengan gembira lalu pergi ke masjid untuk menjumpai Rasulullah, sesampainya di masjid ia menigatakan kepada Rasulullah : " Ya Rasulallah, Fatimah putrimu telah memberikan kalung ini dan ia berkata : " Juallah kalung ini, semoga Allah memberimu sesuatu yang lebih baik ".
Mendengar itu, Rasulullah pun menangis. Ammar pun berdiri seraya berkata : "Ya Rasulallah apakah anda mengizinkanku untuk membeli kalung itu? ". Rasulullah menjawab : ”Belilah wahai Ammar..”. Ammar bertanya : ”Dengan harga berapa engkau akan menjual kalung itu wahai saudaraku?”. Orang itu menjawab :”Seharga roti dan daging yang akan menghilangkan rasa laparku, selembar kain yaman yang akan menutupi auratku agar aku dapat shalat menghadap Rabbku dan satu dinar uang untuk pulang menemui keluargaku”.

      Kemudian Ammar menjual bagian harta rampasan perang yang didapatkannya dari Rasulullah, tidak ada yang tersisa sedikitpun, ia berkata kepada orang arab baduy itu : "Anda akan saya beri uang 20 dinar 200 dirham, sehelai kain yaman, kendaraanku untuk mengantarkanmu sampai ke rumahmu dan rasa kenyang dari roti dan daging”. Orang itu berkata : “Duhai, betapa pemurahnya tuan ini. Semoga Allah memberkahi anda wahai tuan yang mulia”.

          Ammar mengajak orang itu ke rumahnya dan memberikan semua yang dijanjikan kepadanya. Kemudian orang itu menjumpai Nabi shallallahu alaihi wa sallam, yang kemudian berkata : ”Sudahkah anda kenyang dan berpakaian?” Orang itu berkata : "Sudah Ya Rasulallah, bahkan demi Allah, aku menjadi orang yang kaya saat ini”.

         Ammar pulang ke rumahnya mengambil kalung itu lalu meneteskan minyak misik dan membungkusnya dengan kain Yaman, ia memiliki seorang budak yang bernama Sahmun yang ia beli dari ghanimah yang didapatkannya saat perang kahibar. Kalung itu diserahkan kepada budaknya seraya berkata : ”Berikan ini kepada Rasulullah dan engaku sendiri aku hadiahkan untuk beliau”.


         Budak itupun mengambil bungkusan kalung tersebut dan membawanya kepada Rasulullah lalu menyampaikan apa yang dikatakan Ammar. Rasulullah bersabda : "Pergilah kepada Fatimah, berikan kalung itu kepadanya dan engkau menjadi miliknya”. Datanglah budak itu menyampaikan apa yang dikatakan Rasulullah kepada Fatimah, Fatimah lalu menerima kalung itu, kemudian membebaskan Sahmun dari statusnya sebagai budak. Sahmun pun tertawa.
Fatimah bertanya :” Apa yang membuatmu tertawa ya ghulam?” Sahmun berkata : "Betapa besarnya keberkahan kalung ini, inilah yang membuatku tertawa. Kalung ini telah mengenyangkan orang yang lapar, memberi pakaian orang yang telanjang, menjadikan kaya orang yang miskin dan memerdekakan seorang budak, lalu kembali kepada pemiliknya”.

mudah- mudahan kisah ini dapat mengetuk hati sobat untuk terus berbagi kepada sesama,, dan bisa bermanfaat bagi sobat semua...

    Untuk menginspirasi sobat di luar sana,, sobat bisa bagikan" klik tombol share/bagikam",, semoga menjadi amal jariyah di akhirat kelak... Amiiinn...

Baca juga kisah sedekah lainnya di dahsyatnya-sedekah (sedekah motor bisa naik haji )

sedekah-sayyidina-ali (sedekah kepada malaikat)

SEDEKAH ( jangan di tinggalkan )

Assalamu alaikum wr.wb

Salam sejahtera buat sobat" pembaca setia, semoga kita semua selalu mendapatkan rahmat dan ampunan dari sisiNYA...

pada kesempatan kali ini, sesuai dengan tema pembahasan kita,, saya mengajak sobat semua untuk tetap bersedekah bagaimanapun keadaan sobat semua...



Jika sejak miskin, rajin sedekah, saat kaya, sedekah jangan ditinggalkan. Sebaik-baik balasan, adalah Ridha Allah, Ampunan, dan Kasih Sayang-Nya..
. Kalau Allah sudah ridha dengan hidup sobat,,  urusan beres... Tidak ada lagi hambatan rintangan yang menghadang. Kalaupun ada yang menghina, Maka Allah yang akan turun tangan untuk memuliakan.
- Kalau ada yang terpuruk, maka Allah akan mengangkat sobat untuk bangun kembali.
- Kalau sobat yang punya hutang, maka Allah akan melunasi hutang sobat.
- Kalau sobat yang belum punya anak, maka Allah akan beri sobat anak.
Kalau sobat yang belum punya jodoh, maka Allah akan berikan sobat jodoh. Tidak ada yang dijatuhkan, tidak ada yang dirugikan, dan tidak ada doa yang tidak dikabulkan Allah. Cuma kita harus sabar dan menguatkan ibadah wajib dan sunnahnya. Hindari juga dosa-dosa yang membuat Allah murka. Kalau sobat berdoa, sobat bakal terangkat derajatnya. Dan dikabulkan semua permintaannya. kecuali udah takdir-Nya, ujian-Nya. Semoga Allah mengabulkan doa kita semua. Aamiin...

Dan tidak lupa juga saya mendoakan sobat semua.. Semoga kita menjadi pribadi yang cinta dengan sedekah....

Mudah- mudahan ini bermanfaat bagi sobat semua, khususnya untuk diri saya sendiri...

Baca juga.. http://shaneyajah.blogspot.co.id/2016/10/sedekah-saatnya-memberi-bukan-menerima.html?m=1

Sedekah ( saatnya berbagi bukan menerima)

Jika bermanfaat.. Silahkan sobat share.. Agar teman yang lain bisa mendapatkan manfaat yang sama... Karena keajaiban terjadi manakala kita berbagi kepada sesama...

Wassalam.

Thursday, October 13, 2016

SEDEKAH ( Saatnya memberi bukan menerima)


“Kenapa kalian tidak mau berinfak fii sabilillah, padahal milik Alloh-lah perbendaharaan yang ada di langit dan di bumi…” (QS: al-Hadiid : 10)




Setiap Muslim harusnya menyadari bahwa harta yang dia miliki adalah titipan dari Alloh , sebab Alloh-lah yang memudahkan baginya untuk mendapatkan rizki. Kalau bukan karena rahmat Alloh , tentu manusia menjadi orang yang miskin dan kelaparan. Jadi pemilik sesungguhnya atas harta yang ada di tangan kita adalah Alloh . Manusia hanya diberi amanah agar mengolah harta itu dijalan yang diridhoi-Nya.

Masih banyak di antara kaum Muslimin yang memiliki sifat Qorun, ingin mengumpulkan harta yang banyak, seolah-olah dia akan hidup di dunia selamanya tanpa mengenal kematian. Bahkan mungkin dia mencintai harta itu melebihi cintanya kepada Alloh, begitulah asal tabi’at manusia:

 “Dan sesungguhnya manusia sangat kuat mencintai hartanya.”(QS: al-‘Adiyat: 8)

Hitunglah berapa banyak harta yang kita belanjakan setiap hari untuk makanan, minuman, dan pakaian, demi memuaskan nafsu syahwat? Coba bandingkan itu semua dengan harta yang kita sedekahkan untuk menolong jalan Alloh ! Adakah lima persennya? Masih terlalu jauh. Bahkan boleh jadi tidak pernah sama sekali.

Seandainya semua manusia mempunyai tabiat buruk seperti ini, agama ini tidak akan sampai ke puncak kejayaan yang diharapkan. Tidak mungkin dakwah  Islam bisa tersebar apabila jiwa-jiwa “Qoruniyah” masih mengakar di dada-dada kaum Muslimin. Belum cukupkah bagi kita tuk menjadikan kisah Qorun sebagai ibroh(pelajaran)?? Ataukah kita merasa aman dari makar Alloh tuk membinasakan kita bersamaan dengan harta yang kita tumpuk? Sudah saatnya kita hancurkan berhala “cinta harta” di dada-dada kita, dan kita jauhkan penyembahan kepada harta, sebelum laknat dari Rosululloh  menimpa kita. Beliau mendo’akan keburukan bagi para penghamba harta;

hadist tentang sedekah
 “Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khomishoh (sejenis pakaian). Celakalah dan sungguh celaka. Jika ia tertusuk duri semoga tidak bisa tercabut” (HR. Bukhori).

 kisah keajaiban sedekah
Adalah Imam al-Laits bin Sa’d  beliau mempunyai pemasukan uang sebesar delapan puluh ribu dinar (sekitar 112 milyar) setiap tahunnya, namun beliau tidak pernah mengeluarkan zakat. Apakah karena beliau bakhil(pelit)?? Tidak..!!, tapi karena harta beliau habis semuanya, disedekahkan sebelum sampai haulnya (1 tahun).

Ingatlah wahai saudaraku, pundi-pundi harta yang disedekahkan di jalan Alloh akan berkata  kepada Alloh di hari kiamat nanti; “Yaa Robb, aku adalah sedekah fulan, selamatkanlah ia dari neraka dan masukkanlah ke dalam surga”. Sebaliknya, apabila tumpukan harta itu tetap disimpan, maka pada hari kiamat nanti ia menjelma menjadi ular hitam besar yang melilit dan berkata kepada pemiliknya: ”Akulah hartamu”.

Setelah seruan sedekah ini, silahkan anda tentukan pilihan anda sendiri. Jenis harta seperti apa yang kita inginkan? Harta yang menyelamatkan ke dalam surga ataukah harta yang akan menjerumuskan ke dalam kubangan api neraka.

“Ingatlah, kalian ini adalah suatu kaum yang diseru untuk berinfak fii sabilillah, lalu di antara kalian ada yang pelit. Barangsiapa yang pelit maka sesungguhnya ia pelit terhadap dirinya sendiri…”(QS: Muhammad: 38)

Oleh : Ridwan Zarkasyi rhm

Tuesday, October 11, 2016

Kumpulan Hadits tentang sedekah

Assalamualaikum wr.wb

Buat para pembaca budiman di manapun teman teman berada... Semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayangNYA yang berlimpah...
Semoga kita semua tetap sehat sehat saja dalam mengemban amanah sebagai hamba Allah.. Dan umat" Rasulullah... Amiin..
Kali ini akan saya coba paparkan beberapa hadist tentang sedekah...

Okee.. Langsung saja,,, cek it dot...

1. "Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari Kiamat)." (HR Baihaqi).
Semoga sedekah kita di terimaNya. Aamiin.

2. Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap,akan dikembang biakkan olehNya seperti gunung,maka bersedekahlah (HR Bukhari)

3. Umar bin Khattab pernah terlambat untuk shalat asar karena sibuk dgn kebunnya. Sebagai gantinya, beliau infaqkan kebunnya di jalan Allah SWT.

4. Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. (HR. Baihaqi)

5. Ucapan yg baik merupakan sedekah &setiap langkah yg diayunkannya menuju sholat(berjamaah)merupakan sedekah (HR Bukhari),.

6. "Kami (para nabi) tidak diwarisi (meninggalkan warisan). Apa yang kami tinggalkan adalah sodaqoh (utk umat)." (HR Bukhari)

7. Senyum di hadapan saudaramu adalah sedekah (HR Tirmidzi). semoga kita senantiasa sudah mengamalkannya. aamiin.

8. Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap,akan dikembang biakkan olehNya seperti gunung, maka bersedekahlah (HR. Bukhari)

9. Bersedekahlah kamu karena sedekah itu sebagai penebusmu dari api neraka. (H.R Thabrani

10. Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma,,(Mutafaq ‘alaih).

Okee teman"...  Itulah beberapa hadits tentang sedekah, keutamaan sedekah, manfaat sedekah... Yang sempat saya sampaikan saat ini... Semoga bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi, dan bagi bagi teman" pembaca setia... Amiin...
Okkee.. Sekiian duluu... Saya pamit.. Ehheheh... Jgan lupa di share sebelum pulang yahh... Hahahah

Wassalam.

KISAH SEDEKAH | UMAR BIN KHATAB R.A


Bersedekah merupakan amal sholih yang menuntut keikhlasan niat dengan mengharap pahala di sisi-Nya. Seorang mu’min harus mencegah dirinya dari hal-hal yang dapat menggugurkan seluruh kerja dan aktifitasnya, sebuah amalan yang dilandasi keikhlasan yang besar dan sempurna, tentu juga akan mendapatkan balasan yang besar dan sempurna pula. Mengikhlaskan segala amal perbuatan hanya untuk Alloh  adalah inti ajaran Islam dan kunci dakwah para Rosul. Jadi, demikian agungnya urgensi ikhlas bagi setiap amal untuk kepentingan akhirat dan bagi setiap orang yang meniti jalan kepada Alloh . Dengan hujah iman yang nyata dan cahaya Al-Qur’an, orang-orang yang mempunyai hati mengetahui bahwa kebahagiaan tak mungkin tercapai kecuali dengan ilmu dan ibadah. Semua orang pasti akan binasa kecuali orang-orang yang berilmu. Orang-orang yang berilmu pasti akan binasa kecuali orang yang aktif beramal. Semua orang yang aktif beramal akan binasa kecuali yang ikhlas.

Baca juga : manfaat-sedekah sayyidina-ali-ra.

Amal yang tidak disertai ikhlas adalah gambar mati, raga tanpa jiwa. Alloh  hanya menginginkan hakikat amal, bukan rupa dan bentuknya. Maka dari itu Alloh  menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalnya. Rosulullah  bersabda: ”Sesungguhnya Alloh tidak melihat kepada badan, wajah, dan rupa-rupa kalian, tetapi Dia melihat kepada hati kalian.”Beliau memberi isyarat ke arah hati dengan jari-jari tangannya, dan berkata: ”Takwa itu terletak di sini.” Dan beliau memberi isyarat ke arah dadanya (tiga kali). (HR.Muslim dari Abu Hurairah).

Umar bin Al-Khaththab  adalah salah seorang sahabat Nabi  yang ikhlas dalam bersedekah, dan ia tidak ingin ada manusia yang mengetahui amalnya, tetapi ia hanya menginginkan hanya Alloh  yang mengetahuinya. Ia tidak ingin orang lain tahu bahwa ia seorang yang dermawan. Akan tetapi ia berusaha menyembunyikan sedekahnya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya. Karena kedermawanannya pula, maka pada masa Umar bin Al-Khaththab , kita akan mendapati begitu banyaknya wilayah-wilayah yang masuk Islam, sehingga pemerintahannya menjadi imperium Islam. Maka, kita pun dapat mengetahui sosok Umar bin Al-Khaththab  sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan rakyat kecil, dan berjiwa sangat sederhana! Hal ini tersirat di antaranya dalam serah terima tanah Palestina kepada Khalifah Umar bin Al-Khaththab . Dia juga mengorbankan segala yang dimilikinya untuk menolong Rasullah . Ia pun tinggal di rumah biasa dan hidup sebagai rakyat biasa di kota Madinah. Meskipun ia hidup dalam kesederhanaan, namun dengan jiwa semangat bersedekah senantiasa tumbuh, mengeluarkan hartanya untuk dakwah di jalan Alloh . Sekalipun demikian beliau sangat disegani segala pihak dan ditakuti dengan penuh kehormatan. Inilah keajaiban sedekah,manfaat sedekah, dan keutamaan sedekah Khalifah Umar bin Al-Khaththab

hadist tentang sedekah
Diriwayatkan dari Mush’ab bin Sa’ad , beliau berkata, “Hafshah  berkata kepada ‘Umar, ‘Wahai Amirul Mukminin, alangkah baiknya jika engkau memakai pakaian yang paling bagus dan makan dari makanan yang paling enak, karena Alloh telah meluaskan rizki dan harta kepadamu.’ Lalu ‘Umar berkata, ‘Sesungguhnya aku akan mengajukan pertanyaan kepadamu, apakah engkau tidak ingat kesulitan yang telah menimpa Rasullah  begitu pula Abu Bakar ?’ Senantiasa Hafshah mengingat kata-kata tersebut sehingga beliau menangis, lalu ‘Umar berkata kepadanya, “Sungguh aku akan menyertai mereka di dalam kehidupan yang sangat sulit, sehingga aku dapat merasakan kehidupan mereka berdua yang sangat indah.'” (HR.Ahmad). Wallohu a’lam.

Baca juga : sedekah-sayyidina-ali.ra. sedekah kepada malaikat.

MANFAAT SEDEKAH ( SAYYIDINA AlI R.A)




Ali bin Abi Tholib  adalah salah satu dari sepuluh sahabat yang diberi busyroh (kabar gembira) sebagai penghuni surga, tempat kenikmatan dan penuh keamanan sejati. Karena jiwa kedermawanannya, ia senantiasa berlomba-lomba untuk bersedekah meraih Surga-Nya. Sejak muda, ia senantiasa bersedekah untuk kemurnian dan kebangkitan Islam, rela mengorbankan jiwa dan hartanya, rela berlelah-lelah dan berpayah-payah guna merengkuh indahnya Surga, yang belum pernah dilihat dengan mata, belum pernah didengar oleh telinga dan belum pernah terbersit sedikit pun dalam sanubari.

Ali bin Abi Tholib  mampu mengendalikan keindahan dunia yang fana, ia tak sedikit pun terpesona dan terlena dengan kehidupan dunia yang menggiurkan. Ia tetap memilih tinggal di rumahnya yang sangat sederhana sampai berpisah dengan dunia, meskipun ia diminta untuk tinggal di istana negara yang tinggi, megah, indah, dan mempesona. Hidup baginya adalah untuk beramal dan bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Alloh , karena semakin jauh dari dunia, maka ia akan semakin dekat dan bergantung kepada-Nya. Ia menyadari, bahwa Alloh  telah memerintahkan kepadanya untuk menafkahkan sebagian harta yang ia miliki untuk dakwah fii Sabilillah sebelum datang al-maut (kematian) kepadanya lalu ia menyesal. Berdakwah membangunkan umat ini agar tersadar dari keterlenaan, menyadarkan mereka dari keterpurukan dan kebinasaan, serta mengajak mereka untuk kembali kepada al-Qur’an dan as-Sunnah sesuai dengan tatanan kehidupan para Salafush Sholih. Sebagaimana firman-Nya: ”Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian; lalu ia berkata: ”Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah (berinfaq), dan aku termasuk orang-orang yang sholih?.” (QS. Al-Munafiqun: 10).

Ketika Ali bin Abi Tholib  ditanya tentang sifat dermawan, ia menjawab: ”Sifat dermawan adalah seseorang yang mensedekahkan hartanya sejak awal dari niatnya. Jika dia memberikannya setelah diminta, maka kemungkinan besar ia memberikan harta tadi karena malu (dianggap pelit) atau karena dia memang berhati mulia.” (Taariikh Al-Khulafaa’ hal.17).

Maka, sudah semestinya kita sebagai hamba Alloh  yang beriman merasa terpanggil untuk menolong agama-Nya dengan bersedekah, mengeluarkan harta kita demi tegaknya agama Alloh  di muka bumi ini, menyelamatkan umat sebelum bencana dan musibah kehancuran datang. Dan tiada janji terindah selain dari janji Alloh  kepada kaum Mukminin yang senantiasa bersedekah menegakkan kalimat-Nya. Alloh  berfirman: ”Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong (agama) Alloh, niscaya Dia akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian.” (QS. Muhammad: 7)

KEAJAIBAN SEDEKAH
Adapun buah keuntungan (faidah) dan janji Alloh  yang lain bagi mereka yang bersedekah di jalan-Nya, antara lain;

1. Pahalanya senantiasa mengalir setelah meninggal. (HR. Ibnu Majah)

2. Pahalanya berlipat ganda. (QS. al-Baqarah: 261)

3. Melapangkan jalan ke Surga dan menyumbat jalan ke Neraka. (QS. Ali Imran: 133-134)

4. Membawa keberuntungan dan merupakan pintu gerbang semua kebaikan. (QS. Al-Hasyr: 9)

5. Mendapat naungan di Padang Mahsyar. Rosululloh  bersabda: ”Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad)

”Naungan seorang Mukmin di Hari Kiamat adalah sedekahnya.” (HR. Ahmad)

Ini dia link aslinya... http://www.takrim-alquran.org/manfaat-sedekah/

Monday, October 10, 2016

Perlukah sedekah ?

Assalamu alaikum wr. wb.

Salam buat semua pembaca blog saya... Semoga kita semua di limpahkan kesehatan, kedamaian, dan rasa syukur yang tak henti hentinya... Amiin.

Kali ini masih tentang sedekah... Yahh.. Karena sedekah itu sangat luar biasa dan di lakukan oleh orang orang luar biasa....
Saya sangat yakin,, teman teman yang lagi baca sekarang sangat suka dengan yang namanya sedekah... Bahkan sudah jadi kebiasaan sehari harii....

Okkee gaisss.... Sekarang Kita akan membahas beberapa KEHEBATAN SEDEKAH ... okeeeehh... Langsungg saja yahh.... 

1. Sedekah akan menyelamatkan dari siksa kubur
"Sedekah akan memadamkan api siksaan didalam kubur". (HR. Thabrani, Shahih at-Targhib 873)
2. Sedekah Memberi keberkahan pada harta
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah” (HR.  Muslim, no. 2588)
"Apapun harta yang kalian sedekahkan maka Allah PASTI akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rizki ". (QS. Saba’: 39)
3. Sedekah akan memasukkannya kedalam 7 golongan manausia yg dinaungi dihari pembalasan
“Ada tujuh golongan orang yg akan diberi naungan oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan dari-Nya..Seorang yg bersedekah..". (HR. Bukhari dan Muslim, lihat Shahih at-Targhib [1/531])
4. Sedekah akan terus mengalirkan pahala walaupun sudah mati
"Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu ssedekah jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yg dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak (baik laki-laki maupun perempuan) yg mendoakannya". (HR. Muslim)

PESAN PESAN :
"Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dgn seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yg melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, “Aku hartamu, aku pusaka simpananmu.” Kemudian nabi Saw membaca firman Allah surat Ali Imran ayat 180: “Dan janganlah orang-orang yg bakhil (pelit) dengan harta yg Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yg mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.” (HR. Bukhari). Na'udzubillah !
Insya Allah sekarang semakin yakin, jangan tunda lagi segera bersedekah, mumpung masih tersisa umur, yuk !
Salam !

Okeee gaiss... Itulah beberapa kehebatan sedekah... Dan Masih banyak kehebatan sedekah yang lain dan  sangat luar biasa di luar sana....

Ayooo gaiss... Kita jadikan sedekah sebagai kebiasaan kita sehari hari....

#salam.sedekah.

Thursday, September 29, 2016

Pesan sahabat Rasulullah tentang sedekah

NIKMATNYA SEDEKAH
✔ Umar bin Khattab r.a :
"Semua perbuatan baik akan
saling membanggakan diri di
akhirat, lalu sedekah akan
berkata : Akulah yang paling
utama di antara kalian semua".
✔ Utsman bin Affan r.a. :
"Berniagalah dengan Allah melalui
sedekah, pasti kamu akan
beruntung".
✔ Ali bin Abu Thalib r.a. :
"Hiasilah imanmu dengan
sedekah, lindungilah hartamu
dengan zakat dan hindarilah
bencana dengan doa".
✔ Abu Bakar Siddiq r.a. :
"Setiap apa yang kamu
sedekahkan, maka akan berkata :
Dulu aku musuhmu, sekarang
kamu adalah temanku & dulu aku
dijaga olehmu, sekarang aku akan
menjagamu & dulu aku kecil,
sekarang aku besar & dulu aku
sesuatu yang akan musnah,
sekarang aku kekal abadi".
✔ Ibnu Mas'ud r.a. :
"Satu dirham yang kamu
sedekahkan dalam kondisi sehat
dan kuat adalah lebih baik
daripada seratus dirham yang
kamu wasiatkan menjelang
kematianmu".
✔ Salman al-Farisi r.a. :
"Jika seorang yang pemurah
meninggal dunia, maka bumi &
para malaikat akan berkata : Ya
Allah, ampunilah hamba-Mu ini
karena kemurahan hatinya.
Jika orang yang pelit meninggal
dunia, maka mereka akan
berkata : Ya Allah, tahanlah dia ke
syurga sebagaimana dia
menahan apa yang ada di
tangannya".
✔ Abdul Aziz bin Umair :
"Sholat akan menghantarmu
menempuhi setengah perjalanan,
puasa menghantarmu ke pintu
Allah & sedekah akan
memasukkanmu ke dalam
syurga."
✔ Yahya bin Muadz :
"Tidak ada amal yang sekecil biji
zarah namun menyamai beratnya
gunung-gunung, melainkan
sedekah."
Semoga kita di golongkan
sebagai ahli sedekah... AAMIIN..
(Cantumkan jika ada doa khusus
agar kami para jamaah bisa
mengaminkannya)
Silahkan Bagikan di
halamanmu agar kamu dan
teman-temanmu senantiasa
istiqomah dan bisa meningkatkan
ketakwaannya kepada ALLAH
SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang
membaca blog ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk
melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala
Penyakit,Fitnah ,Prasangka
Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya
untuk orang yang
membaca dan membagikan
Blog ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

SEDEKAH SAYYIDINA ALI | sedekah kepada malaikat

SAYYIDINA ALI BERSEDEKAH DENGAN MALAIKAT
Banyak orang yang bersedekah, tapi beranikah bersedekah dengan nominal yang lebih besar? Pertanyaan ini yang sulit dijawab. Tapi kita perlu belajar juga dari kisah orang-orang yang berani bersedekah dengan nominal yang lebih besar. Salah satunya adalah Ali bin Abi Thalib. Ia memiliki kisah yang menakjubkan saat bersedekah. 




Kisah sedekah Ali bin Abi Thalib ini bisa dibaca di dalam kitab al-Mawaaidz al-Ushfuuriyyah. Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad yang mendapat cerita dari ayahnya yang mendengar dari kakeknya mengenai perilaku Ali.
Suatu hari setelah pulang dari rumah Rasulullah, Ali melihat Fatimah sedang berdiri di teras rumah.
“Hai isteriku, apakah ada makanan hari ini untuk suamimu?” tanya Ali.
“Demi Allah, aku tak memiliki apa-apa kecuali uang enam dirham, hasil upah memintal bulu-bulu domba milik Salman al-Farisi. Dan aku berencana ingin membelikan makanan untuk Hasan dan Husain.”
“Biar aku saja yang membelikannya. Berikan uangnya kepadaku!”
Fatimah pun memberikan uang tersebut.
Ali pun bergegas pergi membeli makanan untuk kedua anaknya. Di tengah jalan, ia ketemu dengan seorang laki-laki yang berkata, “Siapa yang mau meminjami Tuhan Yang Maha Pengasih dan Yang Selalu Menepati Janji.”
Ali pun memberikan uang enam dirham tersebut kepadanya. Kemudian pulang ke rumahnya dengan tangan kosong. Fatimah yang melihat Ali pulang dengan tangan hampa langsung menangis.
“Mengapa kamu menangis?”
“Kenapa kamu pulang tanpa membawa sesuatu? Ke mana uang yang enam dirham tadi?”
“Isteriku yang mulia, aku telah meminjamkannya kepada Allah.”
Mendengar jawaban Ali, Fatimah berhenti menangis dan gembira. “Sungguh! Aku mendukung tindakannmu!”
Lalu Ali pun keluar rumah karena ingin bertemu Rasulullah SAW. Di tengah jalan, ia disapa seorang laki-laki, “Hai Abu Hasan, maukah kau beli untaku?”
“Aku tak punya uang,” kata Ali
“Bayarnya belakangan saja.”
“Berapa?”
“Seratus dirham.”
“Baik. Kalau begitu aku beli.”
Setelah diberikan untanya kepada Ali, dan Ali pun ingin kembali pulang meletakkan untanya di sekitar ruamhnya. Di tengah perjalanan, ia disapa seorang laki-laki.
“Hai Abu Hasan, apakah unta tersebut akan kau jual?”
“Ya.”
“Berapa?”
“Tiga ratus dirham.”
“Ya, aku beli.”
Lalu orang tersebut membayarnya dengan kontan 300 dirham dan mengambil unta tersebut.
Ali pun bergegas pulang ke rumahnya. Fatima tersenyum melihat wajah Ali yang sumringah.
“Kelihatan begitu gembira, apa yang terjadi, suamiku?”
“Isteriku yang mulia, kubeli unta dengan bayar tempo seharga 100 dirham. Lalu kujual lagi 300 dirham dengan kontan.”
“Aku setuju.”
Setelah berdialog di rumahnya, Ali pamit kepada Fatimah mau menemui Rasulullah SAW di mesjid. Ketika masuk masjid, Nabi SAW tersenyum melihatnya.
“Hai Abu Hasan! Akan kau yang lebih dahulu cerita ataukah aku terlebih dahulu?”
“Anda saja yang cerita, ya Rasul,” jawab Ali.
“Tahukah kamu siapa yang menjual unta kepadamu dan siapa yang membelinya kembali?”
“Tidak. Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
“Berbahagialah Ali. Kamu telah meminjamkan enam dirham kepada Allah. Dan Allah memberimu 300 dirham. Tiap satu dirham mendapat ganti 50 dirham. Yang pertama datang kepadamu adalah Jibril dan yang terakhir datang adalah Mikail.”
Subhanallah.....!!?
#Share.kawan.semoga.bermanfaat.

Baca juga : NIKMAT SEDEKAH

KEAJAIBAN SEDEKAH ( sedekah motor naik haji )


Bismillahir-Rah maanir-Rahim ...

Seorang kyai, guru sedekah saya,
bercerita ada guru agama yang
tahu Allah itu maha membalas.
Dia datang, lalu mengatakan ia
berniat sekali naik haji. Ia
memakai teori siapa yang
memberi satu dibalas Allah
sepuluh kali lipat. Ada uang Rp 2
juta yang disiapkan di atas meja.
”Kyai ini sedekah saya, mudah-
mudahan saya bisa naik haji,”
kata si guru agama.
Kyai tahu guru agama yang
gajinya tidak seberapa, kemudian
mengem¬balikan uang itu. ”Tidak
usah Ustad, pergi haji kan bagi
yang mampu.” Apa kata Ustad?
”Jangan Kyai. Kalau pergi haji
menunggu mampu, kapan pergi
hajinya?” Ini menarik karena
yang sudah mampu pun belum
tentu berniat haji.

                 Baca juga nikmatnya sedekah

Demi mendengar itu, Kyai
mendoakan semoga Allah akan
menepati janjinya, siapa yang
memberi satu akan dibalas
sepuluh kali lipat. Saat itu biaya
haji sekitar Rp 17,5 juta. Tidak
lama, sang guru membawa uang
lagi. Kalau kemarin Rp 2 juta,
sekarang bawa Rp 4 juta dan
diberikan lagi kepada Kyai
tersebut untuk kepentingan
umat.
Kali ini tergelitik Si Kyai untuk
bertanya, ”Dari mana uang dua
juta rupiah yang dulu dan empat
juta rupiah yang sekarang?”.
Berceritalah guru agama bahwa
dia menjual motor satu-satunya
agar dia bisa bersedekah.
Masya Allah, motor dijual seharga
Rp 6 juta dan Rp 6 juta itu di-
hadiahkan semua kepada Allah
lewat Kyai tersebut. Guru agama
berharap Allah bermurah hati
tidak sekadar
memberangkatkan haji dia, tapi
juga memberangkatkan ibu dan
istrinya.
Tiga minggu kemudian, Allah
kasih guru kepalanya sakit,
sehingga tidak bisa mengajar.
Setelah ijin tidak mengajar, sakit
kepalanya sembuh. Ketika
sembuh, ia ingin diajak orang
bicara. Keluarlah ia dari rumah
menuju ke depan gang.
Ia bertemu dengan pemilik
warung dan berharap menjadi
teman ngobrol. Alih-alih bicara
dengan temannya yang punya
warung, ia malah disuruh jaga
warung. Kalau bukan karena
kehendak Allah, bukan begini
kejadiannya. Ada rahasia apa di
balik semua peristiwa yang
sebenarnya Allah mengatur.
Jadi ketika si guru agama dibuat
sakit, Allah ingin mengatakan
kepada dia, jangan ke mana-mana
karena akan ada rezeki yang
datang. Allah bikin dia keluar
karena rezeki bukan datang dari
rumah dia, melainkan datang di
warung tersebut.
Allah Maha Tahu kalau si pemilik
warung tidak dibuat pergi, maka
rezeki yang datang itu milik si
pemilik warung. Karena melihat si
guru agama bisa dipercaya jaga
warungnya, ia pergi sebentar.
Pada saat si guru sakit, itulah the
golden moment-nya hadir. Ada
seorang pengendara mobil
berhenti, turun, lalu bertanya.
”Pak, tanah yang di depan
warung ini milik siapa, Bapak
tahu?”
Si guru agama pun memberi tahu
pak haji pemilik tanah itu dan
alamat rumahnya. Orang itu
berterima kasih. Ternyata, itulah
sumber uang si guru agama
untuk berangkat haji.
Beberapa hari setelah itu, si
pengendara mobil datang lagi. Ia
melihat yang jaga warung bukan
yang kemarin. Lalu, ia bertanya
penjaga warung yang kemarin.
Rupanya si pemilik warung
sudah lupa karena silih berganti
yang menjaga. Namun, ia ingat
dan menunjukkan rumah si guru
yang pernah menjaga
warungnya.
Ketika sampai di rumah guru, si
pengendara mobil tanpa basa-
basi mengucapkan terima kasih
dan mengatakan. ”Terima kasih
tanah itu sudah saya beli dan
sesuai dengan harga saya.
Saya sudah janji kepada Tuhan,
kalau tanah itu terbeli dengan
harga saya, maka orang yang
saya tanya akan saya jadikan
calonya. Pak, ini mohon diterima
dari saya.” Cek tunai, tipis, tapi
nilainya Rp 67 juta."
Maka dengan uang itu guru
agama itu dengan ibu dan
istrinya pun berangkat
menunaikan ibadah haji ..
Subhanallah ...
Wallahu a'lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat
membuka pintu hati kita yang
telah lama terkunci …
~ o ~
Semoga bermanfaat dan Penuh
Kebarokahan dari Allah …
Silahkan DI SHARE
jika menurut sahabat note ini
bermanfaat ….
# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA
ILAHI #
------------------------------
--------------- --
…. Subhanallah wabihamdihi..

Baca juga kehebatan sedekah

Sunday, September 18, 2016

Modifikasi vixion sederhana

Haloo... Sahabat semua..
Kali ini saya posting gambar vixion modifikasi sederhana hasil modif saya sendiri..

Semoga bisa jadi referensi
Yukkk cekk di https://youtube/tT0r-Wc0Rk8

Ingat buat subsribe yaaaaahhhh... :D :D

Saturday, September 17, 2016

Cetak batu tela

Haloo sahabat pembaca... Salam sukses dan bahagia.. Semoga kita semua tetap jadi pribadi bahagia dalam mencapai cita cita yang kita impikan...!!?

Kali ini saya hanya ingin bercerita tentang pekerjaan sehari hari saya..
Di mana pekerjaan ini termasuk menguras tenaga,,, yang di kenal dengan sebutan cetak/ press batu tela..

Pres batu tela ini sejenis dengan batu bata merah.. Hanya saja ini tidak di tumbuk, tidak di bakar...
Ini adalah jenis batu yang di gunakan untuk membangun perumahan dan pembangunan di daerah indonesia bagian timur.. Terutama di Kabupaten Biak Numfor..
Prosesnya juga berbeda dengan batu bata merah...

Pertama.. Bahan yang di gunakan adalah karang ,, karang di sini di ambil dari mengikis gunung,, karena gunung di daerah biak numfor identik dengan karang,, bukan bebatuan seperti daerah daerah lain di indonesia..

Bahanya cukup simple..
1. Karang 5 gerobak pul.
2. Semen 1/2 sak
3. Seperti biasa air tidak bisa di pisahkan.. Heheh...

Oke kita lanjut ke proses pembuatan batu telanya...
Hal pertama yang harus di lakukan adalah
1. Menumpuk karang sebanyak 5 gerobak..
2. Di campur dengan semen 1/2 sak.
3. Setelah di campurkan merata, di siram air sedikit demi sedikit.. Tidak encer dan tidak terlalu kering.. Selanjutnya...
4. Alat press/cetakan..
5. Bahan yang sudah di campur tadi di masukkan ke dalam press/cetakan
6. Memasukkan campuran juga butuh pengukuran yang pas dan tepat karena kalau tidak tepat,, hasilnya kurang bagus
7. Setelah itu di susun dengan rapi...

Oke.. Itulah sedikit penjelasan.. Tentang batu tela di kabupaten biak numfor.. :D

Indonesia selalu penuh dengan sumber daya.. Cinta indonesia.. Cinta negeri ibu pertiwi.. Salam Indonesia jaya...

See u.. Guysss.....

Merubah pola pikir (mindset)

Assalamualaikum wr.wb.

Bagaimana kabar sahabat sekalian.. Mudah mudahan dalam keadaan yang sangat luar biasa....
Pada kesempatan pagi ini, saya akan mencoba untuk membahas sedikit tentang pola pikir atau yang di kenal dengan mindset...

Apa siihh mindset itu.. Menurut pandangan saya.. Mindset adalah cara berpikir seseorang dalam menanggapi sesuatu dalam bentuk perilaku, sifat sikap dan cara berpikir tentang sesuatu hal... Jadi menurut saya amatlah penting untuk memiliki mindset yang tepat dalam kehidupan sehari hari karena bisa sangat mempengaruhi kehidupan kita sekarang dan masa yang akan datang..

Karena pilihan pilihan dan tindakan tindakan kita di landasi oleh cara berpikir kita atau mindset yang tertanam di dalam diri kita...

Saya akan coba untuk menjelaskan beberapa mindset yang perlu sahabat sahabat miliki mulai dari sekarang untuk merubah kehidupan sahabat menjadi lebih baik lagi dari masa lalu..

Ada beberpa mindset atau pola pikir yang tepat di bawah ini..

Mindset 1 - SETIAP MANUSIA MEMILIKI POTENSI KECERDASAN YANG SAMA

Nahh... Kita sebagai manusia sebenarnya punya kecerdasaan yang sama.. Namun yang membedakan adalah cara kita menggunakan potensi tersebut jadi jelas kita semua punya potensi yang sama... Saya, anda, albert einstein, Bj. habibie, thomas alfa edison,, dan siapapun di muka bumi ini memiliki otak yang sama baik secara komponen maupun ukuran...

Setelah kita tahu kenyataan bahwa otak kita sama sekaranglah saatnya kita untuk menggali potensi kita yang sudah ada, dan terkubur dalam dalam karena kita mengabaikan potensi dalam diri kita sendiri...

Lalu bagaimana cara kita mengubah cara berpikir kita...???

Yahh... Sekarang saya menikmati semangkok bubur kacang ijo sebelum melanjutkan tulisan saya... Heheh.. Ayoo.. Ayoo.. Siini... :D

Okeeh.. Kita lanjutkan teman..

Jadi untuk merubah mindset kita, yang perlu kita lakukan sangatlah sederhana..
Yang pertama..
1. Cobalah untuk tidak langsung menilai sesuatu, tetapii lihatlah dari berbagai sudut pandang.
2. Untuk menghadapi persoalan hari ini.. Kita tidak bisa menggunakan cara berpikir kemarin.. Karena itu kita harus selalu siap dengan pemikiran pemikiran baru dan terbuka dengan masukan orang lain, biasa di sebut open mind.
3. Yakinkan diri sahabat, bahwa sahabat telah memiliki semua sumberdaya untuk menjadi seorang pemenang yang luar biasa.
4. Jika sahabat pernah gagal,, maka semua orang yang pernah berusaha pasti pernah gagal.. Karena itu.. Gagal adalah hal biasa.keluarlah dan tanyakan pada orang" hebat di luar sana.. Apa ada di antara mereka yang tidak pernah gagal.,, mereka menjadi hebat karena telah bersahabat dengan kegagalan. Kegagalan adalah guru terbaik,, sekaligus ilmu yang luar biasa. Karena tanpa kegagalan seseorang tidak mencapai keberhasilan.
5. Teruslah belajar lakukan perubahan perubahan ke arah lebih baik.. Besar kecilnya perubahan bukanlah tolak ukur,, melainkan perubahan itu ada...

Okelah itulah sedikit paparan saya soal mindset semoga bisa bermafaat untuk sahabat pembaca.... Mindset bagian 2 akan saya posting di kesempatan berikutnya...

See u guysss..... :D