Sunday, November 27, 2016

Pandai Berterimahkasih

Sejak saya bercerita tentang shalawat sebagai salah satu kunci yang membuka pintu rezeki, banyak yang bertanya kepada saya tentang hal ini.

Begitu berlimpah hadist dari Rasulullah yang menerangkan khusus mengenai keutamaan bershalawat, sehingga para ulama telah banyak membuat satu buku sendiri untuk menyampaikannya.

Tetapi sisi yang paling saya senangi adalah memandang shalawat sebagai cara kita berterimakasih (bersyukur) kepada Rasulullah, karena dengan sebab Beliau lah kita merasakan manisnya nikmat iman dan indahnya menjadi seorang muslim.

Siapa manusia yang paling berjasa atas keimanan kita kepada agama Islam? Tentu saja Rasulullah yang diutus membawa agama Islam itu sendiri.

Apakah perlu kita berterimakasih kepada Rasulullah? Pastinya begitu, karena orang yang tidak bersyukur kepada manusia, dia juga tidak disebut bersyukur kepada Allah.

Allah ingin agar kita juga pandai berterimakasih kepada manusia yang menjadi jalan atas nikmat Allah yang kita rasakan ini.

Apa yang terjadi jika kita menjadi manusia yang pandai berterimakasih? Al-Quran sudah menjanjikan siapa yang senantiasa bersyukur, akan semakin ditambah lagi nikmat Allah kepadanya.

Begitulah salah satu rahasia yang terkandung dalam shalawat. Siapa ingin sukses dalam hidupnya, harus sukses dulu menjadikan shalawat sebagai kebiasaannya.

Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!